Manfaatkan Instagram Sebagai Personal Branding

Posted at 2017-11-29 18:00:00 on SEPUTAR KAMPUS by Lucia Yuriko
Dok. Cozer

Milenial muda, pasti tak asing dengan media sosial kan? Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, rasanya belum puas kalau nggak cek media sosial minimal satu kali dalam satu jam. Kemudahan akses hingga beragam fitur yang ditawarkan memang bikin kita lengket terus sekaligus pelepas rasa bosan.

Tapi taukah kalian, kalau ternyata media sosial bisa digunakan untuk sesuatu yang positif, bahkan profesional. Menurut Edwi Arief Sosiawan, M.Si, media sosial kini mulai dilirik perusahaan sebagai poin penilaian. “Ada fungsi lain dari medsos, contohnya instagram. Kekuatan instagram adalah untuk membranding personal. Kini perusahaan mulai melihat medsos para pelamar kerja untuk menilai kepribadian. Kalau cuma untuk selfie rugi,” ujar dosen Ilmu Komunikasi ini dalam acara COMCLUSION (Communication Solutioin) : Managing Corporate Communication & Digital Media Creative Business, hari Kamis (23/11/2017) di Ruang Seminar FISIP.

Penilaian melalui media sosial memang mulai banyak dilakukan lantaran kini setiap orang pasti punya media sosial. Kepribadian, selera, hobi, hingga penampilan merupakan beberapa hal yang bisa dinilai secara tidak langsung. Menurut Nukman Luthfie, seorang pakar media sosial, personal branding merupakan persepsi publik terhadap diri yang kita ciptakan. Contohnya, saat profilemu penuh dengan foto selfie secara tidak langsung menunjukkan kepribadian yang selfish dan selalu ingin tampil menonjol. Poin positifnya jelas orang tersebut memperhatikan penampilan. Perusahaan tentu perlu mengetahui hal-hal kecil seperti ini, terutama bagi pelamar di posisi penting.

Selain personal branding, instagram juga memiliki kekuatan membranding poduk. “Para digital native (mereka yng lahir setelah tahun ’96) cirinya adalah fasih menggunakan media sosial. Pengguna instagram di Indonesia itu salah satu yang terbanyak di dunia. Ini bisa dimanfaatkan contohnya dengan endorse. Untuk menunjukkan kelebihan dan kunci menarik konsumen,” tambah Edwi yang beberapa kali mengisi seminar mengenai media sosial.

“Memang penting bagi kita untuk mulai memperhatikan medsos sebagai personal branding. Disisi lain juga sebagai kampanye penggunaan medsos untuk hal-hal positif. Tapi jangan sampai malah menampilkan hal yang jadi jurang pemisah di masyarakat, contohnya menyombongkan kekayaan” ujar Meilia Purnamasari, mahasiswa ilmu komunikasi. Nah dengan beberapa petunjuk diatas, tentu kamu harus mulai mempertimbangkan untuk membenahi media sosial. Ayo berani tunjukkan dirimu sebenarnya beserta kelebihan yang mendukung. (Lucia Yuriko)

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya