Asam Urat Terlanjur Tinggi, Harus Bagaimana?

Posted at 2016-10-11 09:00:00 on ARTIKEL by Redaksi
Tagar

Cozerian, hati-hati jika sering mengeluh nyeri di persendian ketika beraktivitas fisik. Keluhan ini adalah ciri utama penyakit asam urat. Penyakit asam urat terjadi akibat dari konsumsi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tetapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkannya sehingga zat tersebut mengkristal, lalu menumpuk di ginjal itu sendiri dan di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak, dan meradang.

Penyakit asam urat bisa juga disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal dalam mengeluarkan zat asam urat dalam darah karena ginjal itu sendiri yang sedang bermasalah. Ginjal yang sehat akan mampu mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna dalam darah termasuk zat asam urat bersama urin. Jadi, kesehatan ginjal harus senantiasa dijaga. 

Ketika kadar asam urat sudah telanjur tinggi, apa yang harus dilakukan untuk menurunkannya? Berikut pilihan-pilihannya: 

Batasi Zat Purin, Tingkatkan Potasium

Batasi konsumsi bahan makanan yang mengandung purin seperti kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, dan kangkung. Tingkatkan konsumsi bahan makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang dan pisang. 

Tinggalkan Buah Kering, Pilih Buah Segar

Buah yang telah dikeringkan biasanya telah kehilangan banyak kandungan alami yang berguna untuk tubuh. Konsumsilah buah segar yang masih menyimpan banyak manfaatnya. Pilih buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya, atau stroberi. Vitamin C dapat mengurangi asam urat dalam tubuh karena lebih cepat melarutkannya dalam darah sehingga lebih mudah untuk dibuang. Perbanyaklah buah ceri yang dapat mengurangi dan mengobati asam urat secara alami. Ceri memiliki sifat anti-inflamasi bernama anthocyanin yang baik untuk mengurangi kadar asam urat dalam tubuh. 

Hindari Daging Merah dan Makanan Laut

Kendalikan selera, sedapat mungkin menghindari daging kambing, daging sapi, dan jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru, dan otak. Jaga pula selera dengan menghindari jenis makanan laut seperti udang, cumi-cumi, kerang, kepiting, ikan teri, dan ikan sarden. 

Pilih Karbohidrat Kompleks, Kurangi Karbohidrat Sederhana

Konsumsilah bahan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti, dan ubi. Sedapat mungkin kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirup. 

Kurangi Protein dan Lemak Jenuh, Pilih Rendah Lemak

Keju, telur, krim, es krim, kaldu, atau kuah daging yang kental adalah contoh bahan makanan dengan protein dan lemak jenuh. Kurangi konsumsi bahan makanan seperti ini dan beralihlah ke bahan makanan yang mengandung lemak yang rendah. Produk susu dan yoghurt rendah lemak adalah pilihan yang dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh. 

Seimbangkan Berat Badan

Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tetapi pengeluarannya sedikit. Turunkan berat badan dengan berolahraga yang cukup dan sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan. 

Perbanyak Air Putih

Minum air putih yang banyak adalah salah satu pengobatan sederhana yang dapat dilakukan. Setidaknya, jaga kecukupan air putih dalam tubuh setiap hari. Air dapat mengeluarkan racun dari tubuh, termasuk asam urat. 

Ada banyak pilihan untuk mengurangi asam urat yang berlebihan dari tubuh. Kalau semua bisa dilakukan dengan baik, tentu derita nyeri sendi akan lebih mudah menjauh. Dan pilihan yang paling tepat itu adalah melakukannya mulai dari sekarang!

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya