Negara Asia Mana yang Paling Mahir Berbahasa Inggris?

Posted at 2017-12-21 15:05:00 on ARTIKEL by Redaksi

Indeks Kemahiran Profesi Bahasa Inggris untuk tahun 2017 (bagi orang-orang yang tinggal di negara non-bahasa Inggris) yang dirilis oleh English First (EF), sebuah institusi pendidikan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua Internasional (ESL), menyebutkan orang-orang Belanda memiliki kemampuan bahasa Inggris terbaik di dunia dari 80 negara yang termasuk dalam penelitian ini.

Singapura, tak asing lagi, menjadi yang terbaik dalam segala hal dan ternyata bahasa Inggris pun tidak terkecuali. Warga negaranya sejauh ini adalah orang-orang yang paling mahir berbahasa Inggris di Asia, berdasarkan indeks tersebut.

Sementara negara-negara Eropa Utara mendominasi lima tempat teratas, dengan Belanda diikuti oleh Swedia, Denmark, dan Norwegia—tempat kelima adalah “Little Red Dot” (Singapura), di mana bahasa Inggris merupakan satu dari empat bahasa resmi nasionalnya, bersama dengan bahasa Mandarin, Melayu dan Tamil.

Sementara itu, Finlandia, Luksemburg dan Afrika Selatan, ditempatkan dalam kategori kemahiran berbahasa Inggris yang sangat tinggi oleh EF.

Indeks didasarkan pada data uji dari lebih dari satu juta siswa yang menyelesaikan tiga versi Tes Bahasa Inggris Standar EF pada tahun 2016.

Bersama dengan Arab Saudi dan Panama, Singapura dan Thailand menunjukkan “peningkatan signifikan” dari Indeks tahun sebelumnya. Kemampuan bahasa Inggris orang Singapura dan Filipina sewajarnya cukup baik, karena bahasa itu lebih seperti bahasa kedua di keseharian mereka.

Asia menunjukkan banyak keberagaman dalam hal kemampuan bahasa Inggris, dengan Malaysia dan Filipina berada di peringkat 13 dan 15, masing-masing, di atas Portugal, Hungaria dan Republik Ceko—yang mencerminkan kemampuan bahasa Inggris yang “lumayan baik.”

India (27), Hong Kong (29), Korea Selatan (30) dan Vietnam (34) semuanya berada di peringkat “menengah” bersama dengan orang-orang dari beberapa negara Eropa seperti Yunani, Spanyol dan Italia.

Negara-negara Asia yang kurang kemampuan bahasa Inggrisnya di antaranya China (36), Jepang (37) dan Indonesia (39), semuanya memiliki kemampuan “rendah,” sementara negara yang bahasa utamanya adalah bahasa Mandarin, Taiwan (40) dan Makau (42) bersama dengan Thailand (53) bahkan lebih rendah lagi.

Laos berada di peringkat paling akhir di 80, tepat di bawah Irak, Libya dan Kamboja.

Studi tersebut menemukan bahwa secara keseluruhan di seluruh dunia, kemampuan bahasa Inggris wanita lebih baik daripada pria.

“Wanita di kebanyakan negara lebih terdidik daripada laki-laki, lebih mungkin untuk menyelesaikan sekolah menengah umum daripada jalur kejuruan, dan lebih mungkin untuk masuk universitas,” menurut keterangan EF.

Mungkin tidak mengejutkan, bahwa kaum muda memiliki kemampuan bahasa Inggris yang lebih baik daripada orang tua, dan kemampuan bahasa Inggris berkorelasi kuat dengan indikator ekonomi dan sosial.

Timur Tengah adalah wilayah dengan kemampuan bahasa Inggris terendah di planet ini.


Sumber : Asian Correspondent

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya