Implementasi Metode Pembelajaran Bela Negara di Jurusan Pertambangan

Posted at 2017-12-24 18:00:00 on SEPUTAR KAMPUS by Lucia Yuriko

Sebagai Kampus Bela Negara, mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta dituntut mampu mengimplementasikan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-harinya. Dukungan dari kampus untuk menciptakan kader-kader bela negara tampak dalam implementasi metode pembelajaranan bela negara di beberapa jurusan atau mata kuliah. Salah satu contohnya adalah dalam mata kuliah Perencanaan Usaha Pertambangan II / Mine Plan Design II di jurusan Teknik Pertambangan.

Model pembelajaran bela negara merupakan pembelajaran yang mengimplementasikan nilai-nilai bela negara dalam setiap kegiatannya, “Contoh metode pembelajarannya adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bela Negara. Selain itu juga melafalkan Pancasila sebelum pelajaran dimulai. Karena mahasiswa sekarang lupa dan pemahaman akan bangsanya berkurang,” ujar Dr. Ir. Singgih Saptono, MT selaku pengampu mata kuliah. Tujuan dari metode ini adalah meningkatkan karakter kebangsaan mahasiswa dari cara berpikir, bersosialisasi dan berperilaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam mata kuliah ini, mahasiswa diajarkan bagaimana merancang suatu usaha pertambangan dari awal hingga akhir. “Mulai dari eksplorasi, geoteknik, hidrogeologi, desain pit, organisasi, pemasaran, reklamasi, sampai bagaimana komoditas tambang itu dijual dan dianalisis kelayakan ekonominya,” ujar Rania Salsabila, T.Pertambangan 2014.

Mahasiswa memaparkan presentasi kelompoknya setiap minggu dengan mengenakan seragam, layaknya pekerja profesional. Presentasi ini juga dihadiri oleh seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini, yaitu angkatan 2014 dan mengenakan seragam per kelompok. “Mata kuliah ini termasuk berat karena mengerjakan berkelompok. Kita mengalami konsultasi ke dosen dan direvisi. Dari setiap konsultasi pasti jadi tau hal-hal detil yang sebelumnya nggak kita perhatikan. Intinya jadi nambah ilmu banget dari setiap aspek yang harus kita perhatikan di dunia tambang,” ujar Rania.

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya