HI UPNVY Gelar Diplomation Course, Kenalkan Isu Dunia ke Siswa SMA

Posted at 2018-04-10 18:45:00 on ARTIKEL by Lucia Yuriko

Sistem diplomasi layaknya organisasi dunia dikenalkan ke siswa SMA melalui kompetisi Diplomation Course. Melalui kegiatan ini, perwakilan sekolah akan menjadi representasi negara dalam sidang PBB. Diplomation Course oleh Laboratorium Diplomasi HI UPNVY sukses digelar Selasa (03/04/2018) di Ruang Seminar FISIP.

Peserta yang terdiri dari 3 orang dalam setiap kelompok, membahas isu pokok berupa “The Role of UNGA in Handling Child Soldiers in Middle East Armed Conflict Areas” atau peran Majelis Umum PBB dalam mengatasi tentara anak-anak di area konflik Timur Tengah. Dilansir dari The Guardian, hasil analisis PBB menunjukkan bahwa setiap tahunnya terjadi lebih dari 2 kali perekrutan anak-anak menjadi tentara di Timur Tengah dan Afrika Utara. Bahkan belum lama ini PBB mengumumkan bahwa 1700 anak, beberapa di bawah usia 10 tahun, ikut berperang dalam konflik 3 tahun di Yaman.

Diplomation Course, Kenalkan Siswa SMA ke Isu Dunia_1

Diskusi berlangsung antar kelompok secara bergiliran dan dipimpin oleh Chair serta Co-Chair. “Banyak konflik yang menuntut keadilan dan ini tantangan Anda bagaimana menyelesaikan melalui negosiasi dan membantu negara lain melalui solusi yang lebih baik. Jangan sampai perang menjadi solusi akhir karena akan menimbulkan korban manusia. Semua orang harus bekerjasama karena perang benar-benar berbahaya,” ujar Abdul Maktub (Gus Wahid) selaku Keynote Speaker. Gus Wahid turut memberikan beberapa panduan dan motivasi bagaimana menjadi negotiator andal.

Kompetisi ditutup dengan pengumuman pemenang yang diraih oleh SMAN 8 Yogyakarta (IRAK) dengan nilai 745, SMAN 6 Yogyakarta (SUDAN) dengan nilai 740, dan SMAN 8 Yogyakarta (SOMALIA) dengan nilai 650. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa piala, sertifikat, dan uang pembinaan. Semoga acara ini dapat memotivasi anak muda agar berperan dalam perdamaian dunia. (Lucia Yuriko)

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya