Pelatihan Soft Skill Mahasiswa Metalurgi

Posted at 2018-05-18 21:25:00 on PENGEMBANGAN DIRI by Lucia Yuriko

Lulus dengan IPK tinggi dan segudang sertifikat saja tidak cukup. Kemampuan akademis perlu didampingi dengan soft skill agar tidak kaget memasuki dunia kerja. Soft skill bisa didapat dari pengalaman seperti organisasi, kepanitiaan, dan bahkan bisa dipelajari sendiri. Pelatihan soft skill “Create Your Vision Create Your Future” digelar di UPT Karir dan Kewirausahaan (PKK) UPNVY, Jumat (11/05/2018). Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan Ikatan Alumni UPNVY.

Pelatihan ini dipandu oleh Ira Damayanti Pohan dari Arena Inovasi Prima. Ira yang telah berkecimpung di dunia pelatihan hampir 10 tahun ini membagikan motivasi dan pelatihan kepada jurusan Metalurgi angkatan 2017. “Soft Skill jangan diabaikan. Silahkan diskusi bebas untuk mengeksplor potensi, setelah itu sampaikan ke teman-teman lainnya,” ujar Ir. Dyah Probowati, MT. Selaku kepala UPT PKK.

Pelatihan dimulai dari pemberian motivasi agar peserta berani menjadi tipe “The Winner” atau pemenang. Tipe ini diidentifikasikan dengan seseorang yang berani dan oportunis dalam berbagai kesempatan. Tipe ini bisa dibentuk sejak dini mulai dari lingkup yang paling kecil seperti keluarga, kelas, sekolah, hingga masyarakat. Contoh paling mudah adalah berani menyuarakan pendapat di kelas, bertanya pada dosen, duduk di depan, dan aktif mencari kesempatan untuk pengembangan diri.

Proses paling pertama adalah menentukan visi. “Buatlah visi dan misi sedetail mungkin,” ujar Ira yang juga alumni Akuntansi UPNVY 2005. Contohnya saat memiliki visi sukses pendidikan, buat sedetail mungkin seperti target IPK, target tahun kelulusan, beasiswa yang ingin dicapai, hingga kiat-kiat dan timeline sehari-hari.

Selanjutnya adalah proses Mental Creation. “Hati-hati jika berpikir karena semua berasal dari otak dan pikiran kita. Jangan ada pikiran negatif, tanamkan jika kita bisa,” ujar Ira dalam pelatihan yang berlangsung dari pagi hingga sore tersebut. Tahap terakhir adalah menerapkan Goal besar. Target puncak yang ingin dicapai.

Soft skill penting dieksplorasi sejak dini, terutama di masa kuliah. “Menurut penelitian, IPK hanya berfungsi sebesar 15%. Hanya sebagai tiket masuk, sisanya 85% adalah kemampuan kita sendiri,” tambah wanita kelahiran Bandung tersebut.

“Pelatihan ini snagat penting bagi mahasiswa. Outputnya diharapkan disiplin, percaya diri, toleransi, dan memahami. Mengingat tantangan industri ke depan sangat berat. Bukan masalah akademik tapi soft skill ini. Untuk jadi pribadi matang tentu harus berbagai pelatihan. Harus mengetahui keinginan dirinya, arif, dan menjadi mahasiswa yang bersahaja,” ujar Ir. Anton Sudianto, MT. Kaprodi Metalurgi. (Lucia Yuriko)

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya