Dukung Petroleum Geoheritage Wonocolo, Dosen dan Mahasiswa UPNVY Adakan Penelitian

Posted at 2018-07-23 15:25:07 on ARTIKEL by Lucia Yuriko

Minyak bumi pada sumur minyak tua Wonocolo Kedewan, Bojonegoro, Jawa Timur, masih menjadi ladang mata pencaharian warga sekitar. Ternyata selain menghasilkan minyak mentah, dihasilkan pula air terproduksi yang ikut terangkat bersama minyak bumi. Dosen FTM beserta 5 mahasiswa Teknik Lingkungan UPNVY mengadakan penelitian dengan skema dana hibah yang didanai oleh LPPM UPNVY.

Penetapan sumur minyak tua Wonocolo sebagai Petroleum Geoheritage, menguntungkan warga sekitar untuk tidak hanya menggantungkan perekonomian dari sumberdaya minyak, tetapi juga dari potensi wisata kebumian khas lapangan minyak bumi.

Dalam setiap produksi minyak bumi di sumur minyak tua Wonocolo, 90% zat cair yang terangkat ke permukaan adalah air terproduksi. Air terproduksi mengandung partikel padat terlarut dan tersuspensi, minyak, fenol, COD (Chemical Oxygen Demand), BOD (Biological Oxygen Demand), logam berat, dll. Saat ini, air terproduksi belum diolah dengan baik dan dibuang langsung ke lingkungan.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh 4 dosen UPNVY yaitu Ekha Yogafanny (Teknik Lingkungan), Mth. Kristiati EA (Teknik Perminyakan), Ayu Utami (Teknik Lingkungan), dan Wibiana Wulan Nandari (Teknik Kimia) sejak Mei 2018 hingga saat ini, diketahui bahwa air terproduksi tersebut mengandung padatan terlarut dan tersuspensi yang tinggi dan dapat berdampak negatif bagi lingkungan apabila dibuang langsung ke badan sungai kecil yang bermuara di Sungai Bengawan Solo.

Guna mendukung pengelolaan Petroleum Geoheritage Wonocolo yang berkelanjutan, air terproduksi tersebut perlu ditangani dengan serius. Dari uji coba pada skala laboratorium, teknologi membran bioreaktor mampu menurunkan kadar padatan terlarut dalam air terproduksi hingga 95%. Metode ini memiliki kekurangan yaitu biaya investasi awal yang cukup tinggi dan teknik pretreatment yang membutuhkan lahan dan biaya besar. Oleh sebab itu, penelitian lanjutan tentang filtrasi media terus dilakukan. Harapannya, teknik pengolahan ini akan efektif dan efisien untuk menurunkan padatan terlarut dalam air terproduksi sehingga dapat diterapkan di sumur minyak tua Wonocolo.

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya