Mau Mengejar Gelar Magister? Kenali Dulu Perbedaan Kuliah Sarjana dengan Pascasarjana

Posted at 2017-02-17 10:15:00 on SEPUTAR KAMPUS by Redaksi
photo via Pixabay
Tagar

Dengan makin ketatnya persaingan untuk mendapat kerja di masa sekarang ini, seolah mengenyam pendidikan setinggi mungkin untuk meraih gelar tertentu menjadi sesuatu yang wajib. Salah satu yang populer adalah jenjang pascasarjana alias S2, yang seringkali menjadi senjata pamungkas dalam menyabet pekerjaan idaman di perusahaan favorit.

Tapi sebetulnya apa sih bedanya kuliah sarjana dengan pascasarjana? Jangan sampai kamu daftar S2 hanya karena ikut-ikutan tren, atau karena bingung mau ngapain setelah lulus S1. Ini nih yang membuat kuliah pascasarjana berbeda dengan kuliah S1, seperti yang pernah dibahas di Asian Correspondent beberapa waktu lalu.

1. Materinya lebih spesifik

Kalau materi perkuliahan di jenjang sarjana masih bersifat umum hingga mahasiswa bisa memperoleh pengetahuan dasar sekaligus mendapat ruang untuk bereksplorasi, kalau di pascasarjana, mahasiswa lebih diarahkan untuk fokus pada bidang yang dipelajari. Jadi jauh lebih mengerucut untuk materi kuliahnya.

2. Belajar dalam kelompok kecil yang efisien

Kalau biasanya mahasiswa jenjang sarjana belajar dalam kelas dengan puluhan mahasiswa lainnya, mahasiswa pascasarjana biasanya belajar dalam kelompok-kelompok kecil dipandu seorang profesor. Aktivitasnya banyak diskusi untuk menemukan solusi dari suatu masalah.

3. Banyak melakukan penelitian lapangan

Memang, mahasiswa sarjana tak lagi banyak menghafal untuk mempersiapkan diri dalam ujian. Baik mahasiswa S1 atau S2 dituntut untuk melakukan analisa dan menghasilkan solusi yang relevan untuk masalah-masalah tertentu. Namun bedanya, mahasiswa S1 lebih banyak mempelajari dan memecahkan contoh-contoh kasus, sementara bagi mahasiswa S2, kasus-kasusnya merupakan kasus riil yang benar-benar terjadi, dan sering mengharuskan mereka untuk melakukan penelitian langsung di lapangan.

4. Lingkungan yang lebih matang

Kalau di lingkungan mahasiswa jenjang sarjana, mungkin kamu masih sering nongkrong sama teman-teman untuk senang-senang, ikut UKM, himpunan, dan berbagai kegiatan bersama yang menyenangkan. Bukan berarti kehidupan sebagai mahasiswa pascasarjana nggak menyenangkan lho! Hanya saja, lingkup pergaulan di jenjang pascasarjana jauh lebih dewasa, karena mahasiswa-mahasiswanya tidak berasal dari rentang usia, pengalaman, atau latar belakang yang sama. Keuntungannya, kamu bisa bertukar pengalaman dengan sesama mahasiswa, bahkan membangun network lho. Karena banyak juga mahasiswa pascasarjana yang saat ini sudah memegang posisi penting di berbagai organisasi.

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya