Terjadi Lagi, Mahasiswa Meninggal Selepas Kegiatan Pecinta Alam

Posted at 2017-02-21 11:08:00 on SEPUTAR KAMPUS by Redaksi

Masih segar dalam ingatan kita Januari lalu, ketika tiga orang mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) meninggal setelah mengikuti kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala). Baru-baru ini kejadian yang sama terulang.

Kejadian tersebut menimpa seorang mahasiswa Universitas Negeri Siliwangi (UNS) yang meninggal dunia usai mengikuti aktivitas Pecinta Alam. Sabtu, 18 Februari 2017 sekitar pukul 12.45 Rizki Ramdani (18), menghembuskan nafas terakhirnya seusai mengikuti upacara pelantikan keanggotaan Pecinta Alam, sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di luar kampusnya.

Seperti dilansir dari Pikiran Rakyat, Selasa, 21 Februari 2017, Rizki atau kerap disapa Buyung oleh teman-temannya diduga mengalami kelelahan, lalu jatuh sakit. Dia diketahui baru saja usai merampungkan pendidikan dan latihan dasar (diklat) alam bebas yang digelar UKM Pecinta Alam Qhikaraning Pawarta (Kaniwata). Kegiatan tersebut berlangsung mulai tanggal 8 hingga 18 Februari lalu di Gunung Cakrabuana, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Di kediaman Rizki di Kampung Citapen Kidul RT 3, RW 4, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, terlihat puluhan pelayat yang merupakan mahasiswa teman-teman almarhum dan para tetangga yang ikut berkabung dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Menurut keterangan dari Liza Lidia Julianti, kakak almarhum Rizki, adiknya memang nampak kurang sehat ketika usai mengikuti diklat. Namun Liza tak menyangka, adiknya akan berpulang sesaat setelah menerima simbol penerimaan menjadi anggota resmi UKM Kaniwata. Simbol berupa syal tersebut diterima Rizki saat proses pelantikan, yang juga dihadiri ibundanya, Rosmina.

“Sebelum ikut kegiatan, dia tidak mengeluh sakit apapun. Januari kemarin malah sempat mendaki Gunung Cikuray,” kenang Liza. “Sehari sebelum meninggal memang sudah ada firasat yang tidak enak. Saat ngobrol dengan adik bungsunya, dia minta mamah masak sampai jam satu malam. Katanya, Buyung tidak akan meminta mamah memasak lagi.”

Liza tak mengetahui secara persis apa penyakit yang diderita adiknya. Namun, menurut Liza, Rizki sempat dirawat di rumah sakit tahun 2016 lalu karena ditemukan benjolan pada lehernya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kompas pada Minggu, 19 Februari, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Siliwangi Ade Komaludin membenarkan bahwa mahasiswanya yang bernama Rizki Ramdani meninggal pada Sabtu pukul 12:45 WIB.

Menurut keterangan Ade, selepas upacara penganugerahan syal sebagai tanda keanggotaan resmi, Rizki mengaku sakit kepala. Dia sempat dibawa ke klinik kampus, namun nyawanya tak tertolong.

“Menurut keterangan dokter, Rizki memang kelelahan,” kata Ade.

Jenazah langsung dikebumikan di Tasikmalaya, Sabtu pukul 17.00 WIB.

Sebelumnya, seorang mahasiswa UII Yogyakarta meninggal dunia selepas mengikuti kegiatan Great Camping Pendidikan Dasar Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam di kampusnya. Selain Ilham, ada dua mahasiswa yang meninggal dunia setelah kegiatan yang sama, yakni Muhammad Fadhli dari Fakultas Teknik Elektro dan Syaits Asyam dari Fakultas Teknik Industri.

 

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya