Mau Melamar Dua Posisi Berbeda di Satu Perusahaan? Ini Strateginya!

Posted at 2017-04-04 18:00:00 on SEPUTAR KAMPUS by Redaksi
Foto : Shutterstock

Melamar pekerjaan memang bukan sesuatu yang sangat sulit, tapi bukan berarti mudah juga. Kita harus bisa membuat CV dan cover letter yang kira-kira menarik untuk perekrut, dan harus menunjukkan kalau kemampuan kita sesuai dengan apa yang dibutuhkan untuk mengisi posisi yang diminati. Tapi bagaimana kalau posisi yang kita minati tak hanya satu, tapi dua, di perusahaan yang sama? Bolehkah melamar untuk kedua posisi tersebut?

Jawabannya, boleh saja asal berpegang pada beberapa aturan tak tertulis yang berlaku. Kita juga tak bisa memperlakukan keduanya dengan perlakuan yang sama. Pasalnya, setiap jabatan di perusahaan tentunya memiliki beberapa hal yang membedakannya dengan posisi lain walau masih dalam satu perusahaan. Proses kerja dan persyaratannya sangat mungkin berbeda. Misalnya, posisi jurnalis dan copywriter di perusahaan yang sama memiliki deksripsi pekerjaan yang berbeda, dan departemen yang berbeda pula. Contoh, yang satu di departemen redaksi, yang satunya lagi marketing.

Berikut tips-tips untuk melamar dua posisi yang berbeda, di perusahaan yang sama.

Ingat prinsip 80-20.

Ini adalah prinsip untuk memahami kemampuan dan keahlian kita. Paling tidak, kita mampu memenuhi 80 persen dari syarat yang diinginkan dari masing-masing posisi tersebut. Jika memang yakin memenuhi 80 persen untuk keduanya, silakan lanjut.

KirimĀ  lamaran secara terpisah untuk masing-masing posisi.

Mengirim dua lamaran untuk posisi berbeda adalah hal wajar di dunia rekrutmen. Jika perusahaannya cukup besar, bisa jadi PIC atau rekruter untuk kedua posisi tersebut akan berbeda. Dengan mengirimkan lamaran terpisah untuk setiap posisi, rekruter akan lebih mudah menindaklanjuti lamaran kita.

Mungkin saja dua posisi tersebut berada di departemen yang berbeda, dengan atasan yang berbeda pula sehingga keduanya bisa sama-sama mempertimbangkan lamaran kita. Selain itu, menyatakan minat terhadap dua posisi berbeda dalam satu lamaran mengesankan seolah-olah kita kurang memiliki minat dan keahlian yang spesifik.

Jika perlu, buat CV yang spesifik.

Para pakar rekrutmen sering menyarankan untuk menyesuaikan CV kita dengan posisi yang dilamar. Contohnya, jika melamar posisi jurnalis atau editor, kita hanya perlu mencantumkan keahlian dan pengalaman editorial saja, juga beberapa keahlian lain yang relevan. Hal itu juga berlaku di sini.

Calon atasan kita tentu akan membaca lamaran kita. Karena itulah, sebaiknya di dalam kedua CV yang dikirimkan tercantum ketertarikan kita terhadap masing-masing posisi yang dilamar. Apalagi jika dua posisi yang dilamar membutuhkan bidang keahlian yang berbeda.

Buat email dan cover letter yang spesifik.

Kirim lamaran dalam dua email yang berbeda, jika memang mengirim lewat email. Seperti halnya CV, cover letter juga perlu dibuat spesifik untuk posisi yang dilamar, agar relevan dan terkesan profesional. Mengirimkan cover letter yang isinya sama, tidak disesuaikan dengan posisi, hanya mengesankan kita orang yang malas, tidak perhatian terhadap detail, dan kurang profesional.


Sumber : Femina.co.id

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya