“Digital Industrial” Pegang Peran Penting Masa Depan Perekonomian Indonesia

Posted at 2017-05-02 13:00:00 on TECH SAINS by Yudi Kobo
Foto : dok. Kompas

Inovasi teknologi adalah kunci penggerak ekonomi. Mereka yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, akan tertinggal di belakang. Indonesia sendiri sudah mempersiapkan diri untuk melompat ke era baru teknologi, yakni digital industrial.

Era baru digital yang dilakukan General Electric (GE) ini akan memberikan pengaruh signifikan bagi masyarakat, sekaligus membantu Indonesia agar mampu menghadapi perekonomian global yang semakin kompetitif.  Di GE, gelombang perubahan yang timbul dari inovasi teknologi ini disebut dengan The Future of Work yang diambil dari sebuah makalah dengan judul serupa. Ada tiga hal yang diyakini akan semakin memperkuat tren tersebut, yakni industrial internet, advanced manufacturing, dan global brain.

Mengenal industrial internet

Melalui makalah The Future of Workin Indonesia,Chief Economist GE Marco Annunziata menguraikan secara rinci tentang bagaimana industrial internet bisa membantu berbagai perusahaan industri di Indonesia. Cara baru ini akan menghubungkan setiap mesin operasional agar bisa dikaji dan dioptimalkan.

Prinsipnya sederhana, yakni aset-aset industrial, seperti turbin pembangkit listrik, mesin jet, dan alat-alat kesehatan, dilengkapi dengan sensor elektronik yang berfungsi mengumpulkan sejumlah data saat dipergunakan ataupun yang berasal dari lingkungan eksternal.

Data tersebut kemudian diolah dengan perangkat lunak analisis khusus yang akan memberikan informasi terbaru mengenai kinerja mesin. Kajian ini tidak hanya dapat membantu mengoperasikan mesin dengan lebih efisien, tetapi juga bisa memprediksi malfungsi atau masalah pada mesin secara akurat beserta penyebabnya.

CEO GE Indonesia Handry Satriago  mengutip salah satu pernyataan dari makalah The Future of Work in Indonesia tentang bagaimana industrial internet secara perlahan mengubah industri di seluruh dunia, mulai dari sektor pembangkit dan distribusi listrik, kesehatan, transportasi, hingga manufaktur.

Industrial Internet memadukan analisis big data dan cloud dengan mesin-mesin industri, sehingga menghasilkan efisiensi yang lebih baik serta peningkatan kinerja operasional,” ujar Handry.

Apa itu advanced manufacturing?

Advanced manufacturing adalah kombinasi dari teknologi produksi baru dan material serta reorganisasi yang dapat diaktifkan secara digital dari keseluruhan proses produksi. Manufaktur tambahan atau 3D-printing merupakan aspek yang paling terkenal dan merupakan revolusi besar di dalamnya.

Ada dua manfaat dari advanced manufacturing. Manfaat pertama adalah mempercepat siklus desain, prototyping, dan produksi, sedangkan yang kedua adalah membantu proses produksi seluruh produk baru dengan sifat fisik yang berbeda-beda.

Fungsi global brain

Global brain mampu menghubungkan kecerdasan kolektif manusia di seluruh dunia melalui komunikasi digital, menghasilkan crowdsourcing, kolaborasi terbuka, serta kecepatan inovasi yang lebih cepat. Hal tersebut memberikan fleksibilitas lebih banyak bagi individu pekerja, sehingga mereka bisa memanfaatkan keterampilan mereka dengan berwirausaha.

Global brain juga dapat berinteraksi dengan teknologi advanced manufacturing untuk menciptakan hal baru dan juga bentuk kerja yang lebih fleksibel. Digital industrial ini dibutuhkan pada semua sektor. Beberapa sektor, seperti ketenagalistrikan, transportasi, dunia medis, dan manufaktur, memiliki peran serta dampak turunan yang sangat besar.

“Indonesia memiliki kesempatan yang luar biasa besar untuk mempercepat adopsi teknologi-teknologi baru tersebut sembari mewujudkan investasinya di berbagai sektor infrastruktur penting, mulai dari sektor pembangkit dan distribusi listrik, transportasi, kesehatan, hingga pertanian, yang proyek-proyek baru nan penting tengah berjalan,” kata Handry.

Klik di sini untuk membaca makalah The Future of Work in Indonesia.  (Adv)


Sumber : Kompas.com

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya